Hai~ Long time no see guys.
Hari ini Ochan mau berbagi informasi tentang apa yang Ochan pake buat edit foto di iOS!
1. VSCOcam
Okay, mungkin aplikasi ini udah gak asing lagi di telinga anak jaman sekarang, secara aplkikasi ini emang bikin foto yang kita ambil terlihat seperti diambil dari kamera DSLR, atau bisa dikatakan hasilnya bisa jernih dan gak seperti foto biasa. Editing untuk effect nya juga gak kalah kece guys! kalo ochan suka pake T1. hihi. photo update soon ya!~
2. PicsArt
Aplikasi satu ini banyak menghadirkan effect. Ochan memang jarang menggunakannya. Tapi untuk hasil editnya jangan di remehkan!
3. PhotoGrid
NAH! ini adalah the best app for collage! why? karena aplikasi ini simple dan gak ribet. Tinggal pilih foto dan tara~ jadi deh collage nya. dan sekarang PhotoGrid juga dilengkapi dengan macam-macam effect. so, there's no doubt to fall in love with this app!
4. Photofy
untuk kamu yang suka bikin Quote atau edit kata-kata, aplikasi ini juaranya. banyak banget font dan sticker buat kamu kreasi disini. Syarat penggunaannya harus ada akses data internet loh ya!
5. LineCamera
Ini nih yang mungkin bakal nge-Hitz, LineCamera. karena apa? karena aplikasi ini effect beauty nya smart banget dan pasti udah bakal jatuh cinta sama ini. selain itu Line Camera ini juga ada collagenya. jadi gausah ribet-ribet lagi deh.
That's all tentang 5 Aplikasi Edit Foto Gratis iOS menurut Ochan! semoga bermanfaat, And see you soon!
Ochan Blog♡
Jumat, 30 Januari 2015
Desember Rika (Part 1)
“Rika bangun
nak. Udah siang nih, nanti telat lagi loh..” Mama membangunkan Rika dengan
lembut.
“Jam berapa ma? Hoaams Rika masih ngantuk
ma,”
“Tuh udah jam 6.15.”
“HAAA?! Serius ma! Aa, Rika telaattt !”
“Rika! Jangan teriak depan Mama! Yaudah cepet mandi. Mama mau jemput
Papa dibandara, nanti kamu minta dianter Mas Iko, bi’ jum udah nyiapin
sarapan.”
“iya ma hati-hati ya!”
Duh telat! Mati aku! Huh semua ini gara-gara
proposal nyebelin itu! Aa nyebelin! Omel Rika dalam hati. Waktu sudah
menunjukan pukul 6.55 di jam dinding kelas. cukup membuat Rika lega karena gak jadi telat walaupun
waktunya mepet.
“Telat lagi neng? Haha!” Sindir Sera saat
melihat sahabatnya terlihat ngos-ngosan sehabis lari-lari mengejar bel masuk
kelas.
“Ih, Lo temen bukan sih? Bisanya nyindir
gue mulu, gue telat gara-gara ngerjain proposal yang diminta kak Dylan. Mana
ngerjain dua sekaligus lagi. Bayangin aja Ra! “
"iya, yaudah gak usah marah gitu, kan udah tugas lo jadi Sekretaris osis, sapa suruh ikutan begituan, haha!"
"iya deh, percaya yang bebas, eh bu Sinta dateng, lo udah kerjain PR? ... "
***
"Rik, gue duluan ya, supir gue udah jemput, duluan Rika, pulang telat ya? kasiaan. " ejek Sera.
" ah nyebelin, udah sono pergii, gue udah telat nih. da!" lambai Rika pada Sera yang berlari menuju gerbang sekolah.
oke, waktunya bertemu kak Dylan, semoga gak grogi. fighting Ka! batin Rika. Sudah lama Rika suka sama Kak Dylan. mungkin pandangan pertama kali ya.. ceritanya simple, sewaktu pendaftaran untuk SMA Tunas Muda ini dibuka, Rika tak sengaja terkena tumpahkan es teh karena bersenggolan dengan peserta lain. rok nya basah, Rika bingung karena belum tau keadaan sekolah itu. Rika jongkok melihat roknya basah, rasanya mau nangis, sampai dia tersentak ketika ada sekotak Tisu didepan matanya.
"kamu gak papa?" tanya orang itu.
"wah tisunya berbicara, iya aku gapapa" jawab Rika polos.
"haha, mana bisa tisu berbicara, yang berbicara ini aku.." kata orang itu sambil ikut jongkok didepan Rika, Rika tertunduk malu, malu karena rok basahnya atau malu karena kepolosannya? haha.
"ayo ikut aku, kita akan berkeliling sekolah ini, kamu belum tahu isi sekolah ini kan?" lanjut kata orang itu.
Rika yang masih tertunduk berdiri dan mengikuti orang itu. ternyata cowok,siapa namanya, apa dia mau masuk sini juga? tanya Rika pada dirinya sendiri.
"nah, ini ruang kelas 10. kalau kamu masuk sini kamu akan masuk dikelas ini, ada 5 ruangan, tergantung nanti kamu kelas a,b,c,d, atau e. oh iya, nama kamu siapa?" tanyanya ramah sambil mengangkat tangannya untuk berjabat tangan. Rika tertunduk lagi dan mukanya semakin merah. pelan-pelan tangan Rika terangkat, dan mereka pun berjabat tangan.
"Arika Izza Pamella ..." kata Rika pelan.
"oh, Arika, aku Dylan Mahendra, salam kenal " jawabnya dengan tersenyum manis.
"Arika Izza Pamella ..." kata Rika pelan.
"oh, Arika, aku Dylan Mahendra, salam kenal " jawabnya dengan tersenyum manis.
"ok Arika, kita lanjut kesana yuk,"
"iya."
"iya."
***
kembali lagi ke masalah proposal Rika. proposalnya benar dan kak Dylan suka. ini menjadi nilai plus di Rika. dan, lebih asyiknya lagi, mereka hanya berdua. diruang OSIS yang besar. degup jantung Rika sangan jelas, tentu karena ruangan yang besar dan sepi. membuat Rika takut, kalau saja kak Dylan bisa mendengarnya.
" Ok Rika, ini udah betul semua, maaf ya ngerepotin kamu terus, kalau proposal ada di kamu pasti bagus, haha. tapi masih ada yang kurang disini, diperbaiki lagi ya. yuk pulang udah sore." Rika hanya bisa mengangguk. mereka berdua keluar dari ruangan osis, rika menuju keluar gerbang, sementara kak Dylan menuju ke tempat parkir motor.
***
***
Langganan:
Postingan (Atom)